Tampilkan postingan dengan label Islami. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Islami. Tampilkan semua postingan

Hakikat makna Bulan Muharram

Bulan Muharam terdiri atas 4 huruf, yaitu min, ha, ra, mim dan yang terakhir mim.

A. Mim, ini mengandung makna tersendiri  yaitu mujahadatun nafsi memerangi hawa nafsu).
Dalam kitab syarah al-jaziri menyatakan bahwa : Nafsu jika ia menyerang maka ia laksana musuh. Dengan demikian itu maka wajib untuk memerangi nafsu ini karena  apabila  tidak dapat memerangi hawa nafsu maka  akan menjadi budak nafsu. Sebagaimana kita diserang oleh lawan maka kita wajib melawannya, karena kalau tidak melawan kita akan mejadi tawanannya.
Dalam Al-quran, Allah Swt telah telah berfirman (al-ankabut:6)

Wa man jahada painnamaa yujaahidu linafsihi innallaha laghoniyy ‘anil ‘alaminin
“artinya Barangsiapa berjuang maka sebenarnya ia berjuang  untuk melawan nafsuna sendiri”.
Nafsu ini adalah musuh  besar yang menghalangi kita menuju ke hadrot Illahi. Dan barang siapa yang dapat mengalahakan hawa nafsu maka ia tergolong orng-orang yang beruntung.
Wannafsu kathifli intuhmilhu syabba ‘ala hubbir rodhoo’i wain tapthinhu yanfatimu

Kematian orang yang beriman

Keyakinan orang beriman akan adanya kehidupan sesudah kematian menyebabkan dirinya selalu berada dalam mode standby menghadapi kematian. Ia memandang kematian sebagai suatu keniscayaan. Tidak seperti orang kafir yang selalu saja berusaha untuk menghindari kematian. Orang beriman sangat dipengaruhi oleh pesan Nabi shollallahu ’alaih wa sallam yang bersabda: 

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ
أَكْثِرُوا ذِكْرَ هَاذِمِ اللَّذَّاتِ يَعْنِي الْمَوْتَ

أتباع